Selasa, 05 September 2023

Rakercab II PDI Perjuangan Kabupaten Bandung

 


Di penghujung Bulan Agustus, Kamis 31 Agustus 2023, kami berkumpul di Baleendah tepatnya di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung di Jalan Jaksa Naranata No 10. Lengkap tiga pilar partai, struktural, legislatif dan caleg baik untuk DPR RI, DPRD Provinsi Jawa Barat maupun DPRD Kabupaten Bandung. Kami menyelenggarakan Rapat Kerja Cabang sebagai tindak lanjut Rakerda III PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat di Hotel Holiday Inn tanggal 28 dan 29 Agustus 2023 yang lalu.

DPC DPC PDI Perjuangan di 27 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat kini sudah terbiasa bekerja seperti Sangkuriang. Tanggal 29 diputuskan tanggal 30 dan 31 dieksekusi. Saya yang pernah menjadi Sekretaris DPC ketika PDI belum memakai Perjuangan merasakan betul perubahan ini. Kini partai bisa bergerak layaknya sebuah mobil canggih. Begitu distarter langsung bisa melaju di jalan tol. Barangkali ini karena PDI Perjuangan memang menisbahkan diri sebagai partai pelopor.

Untuk menyelenggarakan acara tersebut Kang Denni mencari dana talangan. Kang Ryan menyiapkan tempat dan materi rapat. Kang Dwi menyiapkan opening ceremony. Waktunya 1x24 jam. Der ...

Hari H. Saya menunggu jemputan Kang Luthfi sejak pukul 11.00. Saat zuhur mobil sudah meluncur di Jalan tol Padaleunyi dan keluar di Buahbatu. Pukul 13.00 kami tiba di Baleendah.

Para caleg DPR RI berkumpul di ruang kerjaku. Ada Kang Chairul, Kang Yudi, Bu Yena, Pak Zulfahmi dan Pak Sofyan. Denni Cagur nggak ada berita.

Sekitar pukul 14.00 acara opening ceremony dipandu Kang Dwi. Setelah itu Rakercab II langsung dipimping DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat. Ada Teh Nia, Kang Chairul dan Kang Apriyanto. Saya dan Kang Henhen mendampingi.

Sidang Rakercab dimulai dengan laporan. Saya melaporkan peserta Rakercab. Mereka itu DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung, Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Bandung, KSB PAC PDI Perjuangan dari 31 Kecamatan, para Ketua Badan dan Sayap PDI Perjuangan Kabupaten Bandung, Satgas Cakrabuwana, dan para calon anggota legislatif (Caleg).

Caleg DPR RI yang hadir : Chairul Rizky P Mantini, Zulfahmi, Yudi Suryadi, Sofyan Batutohe, Yena Iskandar Maksum.

Caleg DPRD Provinsi Jawa Barat : Apriyanto Wijaya, Nia Purnakania, Dadan Konjala, Neng Yuyun, BRM Puspo Wiryo Buwono, Zainal Arifin, Komar, dan Rana Rudiana.

Caleg DPRD Kabupaten Bandung sebanyak 55 orang.

Kemudian saya membacakan Rekomendasi Rakerda III PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat.

Acara berlanjut pada pembahasan target perolehan suara dan kursi di setiap Dapil dari Dapil 1 sd Dapil 7. Setelah target ditetapkan setiap caleg berkumpul berbagi wilayah ampuan berdasarkan jumlah TPS yang ada.

Untuk setiap TPS ada saksi baik untuk Pileg, Pilpres maupun Pilkada. Selain saksi ada pula Guraklih (Regu Penggerak Pemilih).

 

Mencari Solusi Bagi Pengelolaan Sampah Setelah Terbakarnya TPA Sarimukti di Bandung Barat


TPA (Tempat Pembuangan Sampah Akhir) Sarimukti di Cipatat, Kabupaten Bandung Barat masih dipenuhi kepulan asap pekat. Bara api masih menyala di balik sampah-sampah yang bertumpuk sejak Senin (21/8/2023) malam.
Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) kota Bandung dikerahkan untuk mempercepat proses pemadaman di TPA Sarimukti.
Selain mengirimkan bala bantuan pemadam, pemkot juga terus menggalakkan Kawasan Bebas Sampah (KBS) di seluruh RW se-Kota Bandung.
Camat dan Lurah diminta melakukan edukasi masyarakat agar bijak untuk tidak memproduksi sampah yang berlebih. Kemudian KBS ini harus bisa dioptimalkan, artinya sampah harus selesai di wilayah.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung juga menyosialisasikan program Kang Pisman kepada masyarakat.
Kejadian TPA Sarimukti bisa semakin membuat masyarakat lebih peka terhadap isu lingkungan dan pengelolaan sampah.
TPA Sarimukti akan sangat berdampak terhadap pengangkutan sampah dan kebersihan di seluruh Kota Bandung.
Armada truk sampah sebanyak 188 unit sudah mengantri di Sarimukti. Namun, untuk menjaga keselamatan supir, maka diinstruksikan kembali ke Kota Bandung dengan kondisi membawa kembali sampah.
DLHK Kota Bandung melalui UPT Pengelolaan Sampah menyusun langkah-langkah antisipasi dan penanganan potensi darurat sampah di Kota Bandung. Di antaranya segera membuat surat edaran agar masing-masing RW kepada warganya terutama petugas roda tiga untuk menahan sampah dari rumah dan tidak dibuang ke TPS sampai batas waktu yang tidak ditentukan.
Masing-masing Koordinator Wilayah menyiapkan TPS sebagai Tempat Penampungan Besar/TPA di masing-masing SWK.
Selain itu, Pemkot Bandung juga akan melakukan pendampingan dan mendorong kewilayahan untuk memulai mengimplementasikan KBS termasuk di kawasan berpengelola/ komersial dan perkantoran pemerintah agar mandiri melakukan pengolahan sampah (portaljabar).
Terbakarnya TPA Sarimukti tidak hanya berdampak bagi kota Bandung tapi juga bagi kota Cimahi, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat. Itu berarti masalah bagi Bandung Raya dan Jawa Barat. Lebih dari itu masalahnya sudah menjadi pembahasan di Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).
Sampai hari ini (Senin), saya memperkirakan sekitar 15.000 ton sampah menumpuk di Bandung Raya menimbulkan masalah lingkungan.
Pemerintah Jawa Barat sebenarnya sudah menyiapkan tempat pengolahan sampah di Legok Nangka yang ada di Nagreg, Kabupaten Bandung. Akan tetapi karena mengandalkan investor asing dari Jepang, Sumitomo, nampaknya tempat pengolahan sampah tersebut baru bisa beroperasi tahun 2024. Nantinya tempat pengolahan sampah ini akan mengkonversi sampah menjadi energi listrik.
DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat mengundang DPC dan Fraksi PDI Perjuangan se Bandung Raya dan meminta saran untuk mengatasi persoalan tersebut.
Pertemuan untuk mencari solusi pengelolaan sampah Bandung Raya digelar di Sekretariat DPD pada hari Sabtu, 2 September 2023.
Kang Ono memberi kesempatan pertama pada Kang Memet, kemudian kepada Kang Agung, saya dan Teh Ida.
Saya menyampaikan pandangan sebagai berikut :
1. Alokasi APBD untuk mengelola sampah. Dalam hal ini kawan kawan Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Bandung sudah mengalokasikan sejumlah anggaran melalui pokir. Anggaran dialokasikan untuk membantu kelompok masyarakat yang mengelola sampah organik dan non organik. Kami bahkan melaksanakan reses di tempat pengelolaan sampah. Di sana kami menyaksikan bagaimana sampah organik dibuat kompos dan diubah menjadi magot.
2. Mengerahkan SDM yang ekspert dalam pengelolaan sampah.
3. Memanfaatkan bank bank sampah yang ada.
Jauh sebelum ada tragedi TPA Sarimukti, pada kesempatan penanaman pohon di Citere Pangalengan tepat pada Hari Sampah Nasional dua tahun yang lalu, saya sudah menyampaikan pada struktural partai di Kabupaten Bandung untuk mulai mengelola sampah dengan cara reuse, reduce dan recycle semenjak dari rumah masing- masing. Itu sekaligus juga menghidupkan ekonomi sirkular.
Dengan cara itu setidaknya 75% bisa dimanfaatkan kembali. Sisanya baru dibawa ke TPS (Tempat Pembuangan Sampah Sementara).
1. Sampah dapur bisa dibuat pupuk kompos.
2. Sampah yang masih dimanfaat seperti botol kaca atau plastik dll bisa diberikan ke pemulung, dikumpulkan untuk dijual atau bisa buat belanja di Bank Sampah.
Nah sisa sampah setelah dikurangi 1 dan 2 baru dibawa ke TPS untuk ditimbun di TPA Sarimukti.
TPA Sarimukti munggunakan metoda sanitary landfill. Sampah yang masuk ditimbun dengan tanah. Tapi kenyataan nya sampah dibuang begitu saja sehingga mudah terbakar.
Tragedi sampah di Bandung Raya pernah terjadi sebelumnya di TPA Leuwi Gajah, Cimahi. Ketika itu hujan menyebabkan timbunan sampah longsor dan gas ethanol yang terdapat dalam sampah meledak dan menimbulkan banyak korban jiwa. 157 warga di sekitar lokasi meninggal dunia. Tragedi tersebut diperingati sebagai Hari Peduli Sampah Nasional.

Jumat, 01 September 2023

Rakerda III PDI Perjuangan Jawa Barat di Kota Bandung



Selamat datang di Bandung.
DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat mengadakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) III di Bandung, 28-29 Agustus 2023. Tema Rakerda kali ini adalah "Fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh Negara".
Peserta Rakerda terdiri dari tiga pilar partai, struktural eksekutif dan legislatif. Struktural terdiri dari DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat beserta Sayap dan Badan dan DPC PDI Perjuangan dari 27 Kota dan Kabupaten yang diwakili oleh Ketua Sekretaris dan Bendahara.
Legislatif terdiri anggota legislatif Fraksi PDI Perjuangan dari DPR RI, DPRD Provinsi Jawa Barat dan DPRD Kabupaten dan Kota se Jawa Barat.
Eksekutif terdiri dari Bupati/ Walikota yang berasal dari PDI Perjuangan se Jawa Barat. Ada Bupati Bandung Barat, Bupati Tasikmalaya, Bupati Pangandaran, Walikota Banjar, Bupati dan Wakil Bupati Kuningan, Bupati dan Wakil Bupati Majalengka, Bupati Cirebon, Bupati Indramayu, Wakil Walikota Cirebon dan Walikota Bekasi.
Hari Senin 28 Agustus 2023 saya berangkat ke hotel Holliday Inn tempat Rakerda berlangsung. Lokasi tepat di pintu keluar tol Pasteur. Saat tiba di lokasi, Tim MPP meminta saya membuat pesan ajakan memenangkan PDI Perjuangan dan Ganjar Pranowo melalui rekaman video berdurasi singkat. Setelah itu Kang Rudi mengajak ngobrol agak panjang soal pencalegan saya ke DPR RI.
Pada hari pertama ada penyampaian materi mengenai sosok dan kinerja Capres Ganjar Pranowo oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Syaiful Hidayat, kemudian penyampaian materi kampanye dengan menggunakan AI (Artificial Intelligence) dan yang paling ditunggu tunggu adalah hasil survey dari SRMC yang disampaikan oleh Sirojuddin Abbas. Dalam survey tersebut PDI Perjuangan di di Provinsi Jawa Barat mencapai 20% dan di Kabupaten Bandung mencapai 11%. Di KBB mencapai 20%. Kota Bandung 24% dan Kota Cimahi 7%. Dapil JABAR 2 diprediksi bisa mendapat dua kursi ke DPR RI. Alhamdulillah.
Saat rehat kawan kawan Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Bandung mengajak saya makan di luar. Alhamdulillah saya bisa menikmati sate dan gulai kambing.
Malamnya dilanjutkan dengan FGD di dua belas Dapil. KSB DPC PDI Perjuangan Kabupaten bersama Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Bandung bergabung dengan KSB DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Barat dan Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Barat beserta para caleg DPR RI, Caleg DPRD Provinsi Jawa Barat maupun caleg DPRD Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat. Kesimpulan FGD adalah menargetkan tiga orang anggota DPR RI dari Dapil JABAR 2.
Usai FGD kami (KSB dan Kasek) ngobrol di tepi kolam hingga larut malam. Kemudian saya ikut Kang Dentarsa pindah ke hotel Aston sekitar 1 km dari Holiday Inn. Tapi kami harus turun dulu ke simpang Jalan Pasirkaliki lalu berbelok ke arah Simpang Pasteur dan berbalik kanan menuju Aston.
Tiba di hotel kami langsung mandi air hangat dari shower dan salat magrib plus isya. Sebentar saja nonton teve langsung mengantuk.
Keesokan paginya kami sarapan, check out dan meninggalkan hotel Aston kembali ke Holliday Inn.
Sekitar pukul 10.30 rekomendasi Rakerda III PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat dibacakan Kang Bedi Budiman. Setelah disetujui oleh forum, Rakerda III ditutup oleh Kang Ono.
Sebelum meninggalkan hotel Holliday Inn saya melaksanakan salat Zuhur di basement. Mobil mobil peserta sudah mulai zona parkir di empat lantai. Mereka kembali ke seluruh pelosok Jawa Barat. Ada juga yang ke Jakarta dan kota lainnya atau bahkan ke luar Jawa karena para caleg DPR RI berasal dari seluruh Indonesia.
Saat arus pulang sudah tidak menunjukkan kepadatan, saya meluncur meninggalkan hotel berbelok ke kiri menaiki Jalan Pasupati dan turun di Gasibu, berbelok ke kanan ke Gedung Sate dan berbelok ke kiri menuju Pusdai lalu ke kanan lagi memasuki Jalan Supratman hingga tiba di fly over Jalan Ahmad Yani. Saya berbelok ke kiri untuk berbelok ke kanan ke Jl. Ibrahim Ajie (Kiaracondong) hingga tiba di simpang Jalan Sukarno Hatta. Berbelok ke kiri dan lurus hingga Gedebage dan Cibiru meninggalkan kota Bandung sampai masuk wilayah Cileunyi di Kabupaten Bandung.

Sabtu, 26 Agustus 2023

Diseminasi Tata Kelola Administrasi Bantuan Keuangan Parpol

May be an image of 7 people, table and dais


Kemarin saya, Kang Dentarsa Denni dan Kang Nanang Parhan mengikuti kegiatan Diseminasi Tata Kelola Administrasi Bantuan Keuangan Partai Politik yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bandung di Hotel Sultan Raja, Soreang, Kamis 24 Agustus 2023.

Pagi pagi setelah menghabiskan secangkir kopsus dan setangkup roti buatan yayang, saya memasuki jalan tol Padaleunyi dan singgah di rest area KM 149. Maksudku hendak mengambil uang untuk membeli Pertalite mengingat indikator di dashboard menunjukkan posisi BBM sudah di garis terbawah. Selain itu saya juga harus mengisi saldo e toll. Tapi untuk kesekian kalinya ATM di rest area KM 149 tidak berfungsi. Sedikit panik saya mengisi tanki BBM dengan Pertalite seharga Rp 50 K. Cukup untuk ke Soreang.

Sekitar pukul 07.30 saya tiba di Soreang. Lalin sangat lengang di seputar ibukota. Oh nikmatnya. Saya bisa menikmati suasana kota yang nyaman. Setelah melewati kantor Bupati Bandung saya segera memasuki gerbang Hotel Sultan Raja. Di hotel sudah ada Kang Denni. Kami berjalan ke belakang dan naik ke Lantai 3. Ternyata baru kami berdua yang hadir.

Kami menunggu di ballroom hingga sekitar pukul 10.00 ketika acara tersebut dibuka oleh Kepala Bakesbangpol Kabupaten Bandung Bambang Sukmawijaya.

Setelah opening ceremony ditutup dengan doa, acara dilanjutkan dengan bimbingan teknis masalah pengelolaan bantuan partai politik. Materi pertama dan kedua dari Inspektur yang membahas mengenai landasan hukum dan pengawasan keuangan. Materi ketiga berasal dari Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) mengenai tata cara penerimaan dan pelaporan keuangan. Materi keempat dari bagian keuangan Bakesbangpol mengenai teknis pemanfaatan dan pelaporan keuangan.

Menurut peraturan perundang-undangan bantuan parpol hanya bisa digunakan untuk dua kegiatan yakni untuk biaya operasional kantor dan pendidikan politik dengan perbandingan 40:60. Untuk Pendidikan politik parpol bisa melakukan kegiatan seminar, sarasehan, workshop, diklat, diskusi dan sosialisasi.

Saya memberikan apresiasi pada pemerintah khususnya pemerintah Kabupaten Bandung atas bantuan Keuangan bagi parpol. Bantuan tersebut akan sangat bermanfaat bagi upaya pendidikan politik dan akan melengkapi iuran dari kawan kawan Fraksi PDI Perjuangan.

Bantuan Keuangan Partai Politik yang selama ini kami terima biasanya cukup untuk mengadakan tiga kali pendidikan politik dengan peserta sekitar 100 orang satu kali kegiatan.

Setidaknya kami sudah melakukan dua kali kursus kader tingkat pratama , satu kali Rakercab, satu kali PPSD, beberapa kali sarasehan dan sosialisasi baik di Sekretariat maupun di luar Sekretariat. Di luar Sekretariat kami lakukan di hotel jika kegiatan tidak selesai dalam satu hari.

Pada kegiatan kemarin beberapa partai politik hadir seperti dari PKB, PAN, Golkar, PKS selain dari PDI Perjuangan tentunya.

Sekitar pukul 12.00 acara selesai. Usai makan siang saya berpamitan pada Kang Denni, Kang Nanang dan Gumelar.

Saat pulang saya berhenti sejenak di rest area KM 147 untuk melaksanakan salat.

 

 

Kamis, 24 Agustus 2023

DCS DPRD Kabupaten Bandung dari PDI Perjuangan


Hari ini KPU Kabupaten Bandung mengumumkan Daftar Caleg (Calon Anggota Legislatif) Sementara atau DCS DPRD Kabupaten Bandung. Alhamdulillah ada 55 Caleg yang diajukan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung yang sampai ke DCS. DCS ini setelah diumumkan oleh KPU Kabupaten Bandung akan ditanggapi oleh masyarakat dan tanggapan itu akan diverifikasi oleh KPU Kabupaten Bandung, Bawaslu Kabupaten Bandung dan tentu saja partai politik dalam hal ini DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung.


Caleg Dapil 1 meliputi Rancabali, Ciwidey, Pasirjambu, Soreang, Kutawaringin dan Cangkuang : Hen Hen Asep Suhendar , Aji Purwana Setia Permana, Febri Intan Permata, Anna Budiana, Robby Juliana, Vanya Vibila Anjani, Wina, Rian Irawan Sugesti.


Caleg Dapil 2 meliputi Katapang, Margaasih, Margahayu, Dayeuhkolot : Wewen Winarni, Agung Wisnu Umbara, Yudi Efendi, Erwin Alamsyah, Dariel Fadhlilah Konjala , Ema Rachmawati , Angie Natesha Goenadi Go, Cakrawala Adhi Nusa .


Caleg Dapil 3 meliputi Bojongsoang, Cileunyi, Cilengkrang, dan Cimenyan : Joko Nugroho , Pironi Knight Grimaldi, Juwita, Dieky Nuryandi , Dany Ramang MRM, Erni Cucun Haerani, Leonardus Bobby Suryo Kusumo.


Caleg Dapil 4 meliputi Rancaekek, Cicalengka, Nagreg dan Cikancung : Mochammad Luthfi Haffiyan, A. Dwi Kuswantoro, Piyanti Pramesta Septiani, Yuyun Yuningsih, Sarah Kartika , Agus Darwat Muslihat, Asep Supriatna.


Caleg Dapil 5 meliputi Solokan Jeruk, Paseh, Ibun, dan Majalaya : Dadang Hermawan, Nandang Hidayat, Yulianti, Usep Saeful Hidayat, Lina Herlina Zaenah, Ujang Iyet, Yanyan Uspiana
Caleg Dapil 6 meliputi Ciparay, Baleendah, Pacet, dan Keetasari : Yayat Sumirat, Asep Muhammad Tahaju Solihin, Lala Nurlaela, Tito Utoyo, Andi Iskandar, Vera Dhita Azalia Putri, Jajang Jaenudin, Tarzech Aulia, Feni Sonyawati Sapta Rengga.


Caleg Dapil 7 meliputi Arjasari, Pameungpeuk, Banjaran, Cimaung dan Pangalengan : Andri Kusnandar, Susianti Rachmi, Erwin Gunawan, Deden Ridwan Fauzi , Agus Agung Purnomo, Ani Rohaeni, Andre Sudradjat , Edi Barita Malau, Fanya Zahra Anselia.


Nama nama caleg yang kami ajukan ke KPU Kabupaten Bandung berdasarkan SK DPP PDI Perjuangan yang ditandatangani Ketua Umum dan Sekretaris Jendral Dan di upload di KPU RI. Karena itu pemilih bisa mencermati dan memberi tanggapan secara online.


Mohon doa restu dari Masyarakat Kabupaten Bandung    


78 Tahun Kemerdekaan RI

 


Dirgahayu Republik Indonesia.

Hari yang kunanti tiba. 17 Agustus 2023. Hari istimewa. Hari ini negara kita 78 Tahun usianya. Dari semalam telah saya siapkan pakaian untuk upacara. Pantalon hitam, t shirt hitam, kemeja merah dan peci. Lengkap dengan pin Bung Karno . Setelah mematutkan diri di depan cermin saya mencari kunci mobil hendak memanaskan kendaraan. Eh ternyata ada sedikit gangguan pada kopling. Maklumlah mobil ABG. Saya segera menghubungi Kang Dwi via WhatsApp ternyata dia sudah melaju di jalan tol. Saya menghubungi Kang Upik, eh mobil nya juga sedang ngadat. Tidak ada pilihan lain, naik taksi online ke Baleendah.

Saat tiba, beberapa kawan sudah menunggu. Ada Bu Fatimah dan Mas Joko. Setelah berbincang, saya naik ke ruang kerja sambil menunggu peserta upacara melakukan gladi bersih. Di atas ada Teh Wewen, Teh Wita dan Teh Angie. Mas Bobby menjemput. Sekitar pukul 08.00 WIB upacara dimulai.

Alhamdulillah acara perayaan HUT ke 78 RI di DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung di Jalan Jaksa Naranata No 10 Baleendah beralan lancar dan meriah. Peserta upacara selain satu regu Satgas Cakrabuwana sebanyak 20 orang juga ada kawan kawan dari DPC dan Fraksi, PAC, Badan dan Sayap. Beberapa Caleg juga hadir. Juga dari Sekretariat.

Upacara Bendera dipandu Kang Dwi Kuswantoro. Kang Nanang Parhan bertindak sebagai komandan upacara dan saya sendiri menjadi Inspektur Upacara, memimpin hening cipta dan membacakan Teks Proklamasi. Kang Dadan Konjala membacakan doa. Dariel membacakan teks Pancasila. Gumelar membacakan pembukaan UUD 1945. Oh ya petugas pengibar Bendera Merah Putih dan dirigen adalah alumni SMA Negeri Baleendah.

Usai upacara kami menikmati nasi tumpeng di aula. Setiap anggota legislatif membawa satu tumpeng dan semua peserta bisa menikmatinya bersama sama.

Saya kembali ke atas dan ngobrol dengan Mas Hudallah Caleg DPR RI dan Kang Iwan, senior Partai dari Banjaran sambil menikmati nasi tumpeng. Saya pun menikmati nasi tumpeng berlauk urab sayur sayuran, telur rebus dan tempe kering. Tidak lama kudian Teh Diniar menjemput mengajakku menyaksikan lomba di halaman. Saya turun dan segera bergabung dengan kawan kawan.

Kawan kawan panitia mengadakan berbagai macam perlombaan sehingga perayaan Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini terasa meriah. Perlombaan diadakan di halaman. Meski panas terik acara berjalan meriah. Ada berbagai hadiah disediakan oleh panitia. Semua terbagi habis.

Tidak ketinggalan ada acara joged masal dan saweran.

Menjelang tengah hari kami berkumpul di aula untuk berfoto bersama.

Saya pulang bersama Kang Dwi. Lalu lintas lancar sampai ke pintu tol Cileunyi.

Kemacetan justru terjadi di depan rumahku. Ada pawai kendaraan hias antar RW di dua Desa. Satu desa dipusatkan di ex terminal Cileunyi. Satu desa lagi di sebuah bundaran di belakang rumah. Semuanya melewati depan rumahku dan kemacetan tidak terhindarkan. Kemacetan itu menjadi hiburan tersendiri bagi nyonya. Ia bisa menikmati keramaian dari balkon.

 

PPSD


 

Pelatihan Pelatih Saksi Daerah

Acara akhir pekan kami kali ini diisi dengan kegiatan Partai bertempat di Hotel Salis Jalan Setiabudi Bandung, tepat di depan kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang dulu bernama IKIP Bandung, tempat saya bersekolah dari tahun 2001-2011. Acaranya bertajuk PPSD (Pelatihan Pelatih Saksi Daerah).

Menurut laporan Teh Diniar, pesertanya 90 orang. Masing masing dua orang dari setiap Kecamatan sehingga jumlahnya 62 orang. Selebihnya dari BSPN dan badan sayap partai. Instruktur nya dari BSPN Pusat DPP PDI Perjuangan dan dari BSPN Daerah PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat. Acaranya dua hari, Sabtu dan Minggu, 12-13 Agustus 2023.

Para peserta PPSD nantinya akan melatih para Saksi di tingkat Desa/ Kelurahan dan saksi di TPS TPS se Kabupaten Bandung.

Untuk saksi di tingkat TPS (Tempat Pemungutan Suara) setidaknya perlu disiapkan sejumlah 1.034 orang sebagai calon saksi sesuai jumlah TPS yang ada di Kabupaten Bandung. Calon saksi yang telah melalui proses rekrutmen akan dilatih oleh para peserta PPSD yang dinyatakan lulus dari pelatihan .

Tugas Saksi sungguh berat. Mereka harus mengamankan suara Rakyat yang diberikan kepada para calon anggota legislatif (DPR dan DPRD), Capres dan Cawapres, dan cakada (Cagub Cawagub, Cabup Cawabup, Cawal Cawawal).

Pada Pemilu 2024 setidaknya ada dua kali pemungutan suara serentak. Pertama pemungutan suara untuk Pileg dan Pilpres. Kedua untuk Pilkada serentak seluruh Indonesia.

Pada pemungutan suara pertama tanggal 14 Februari 2924, pemilih di Kabupaten Bandung akan memilih anggota legislatif dan juga Presiden dan Wakil Presiden. Anggota legislatif yang dipilih yaitu anggota DPR RI, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, anggota DPRD Kabupaten Bandung dari tujuh Dapil dan anggota DPD (Dewan Perwakilan Daerah) dari Provinsi Jawa Barat.

Dengan catatan, khusus untuk Pilpres dimungkinkan ada Pilpres tahap dua jika pilpres tahap pertama belum ada capres Cawapres yang memperoleh suara absolut. Itu artinya ada proses pemungutan suara kedua.

Itu disebabkan karena Indonesia menganut "majoritarian two round system" yang cukup rumit.

Mengenai pilpres dua diatur dalam konstitusi atau Undang-Undang Dasar 1945. Pasal 6A Ayat (3) UUD menyebutkan bahwa untuk dinyatakan sebagai pemenang pilpres, pasangan calon presiden dan wakil presiden harus mendapatkan suara lebih dari 50 persen dari jumlah suara dalam pemilu, dengan memperoleh sedikitnya 20 persen suara di setiap provinsi yang tersebar di lebih dari setengah jumlah provinsi di Indonesia.

Pada pemungutan suara kedua di Bulan November 2024, pemilih di Kabupaten Bandung akan memilih Kepala Daerah, dalam hal ini Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati.

Pilkada tidak serumit Pilpres karena menganut sistem "simple majority." Peraih suara terbanyak dinyatakan menang.