Jumat, 02 Juni 2023

Menghadiri Reses Anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten





"...masa reses merupakan masa dimana para Anggota Dewan bekerja di luar gedung DPR, menjumpai konstituen di daerah pemilihannya (Dapil) masing-masing. Pelaksanaan tugas Anggota Dewan di dapil dalam rangka menjaring, menampung aspirasi konstituen serta melaksanakan fungsi pengawasan dikenal dengan kunjungan kerja. Kunjungan kerja ini bisa dilakukan oleh Anggota Dewan secara perseorangan maupun secara berkelompok" (dpr.go.id).

Tanggal 1 sd 4 November 2022 kemarin, adalah waktu reses anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi PDI Perjuangan. Pada saat bersamaan juga waktu reses anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan dari Dapil Jabar 2, tepatnya dari tanggal 1 sd 10 November 2022. Jadi ada delapan orang anggota legislatif dari Fraksi PDI Perjuangan melakukan reses. Tujuh orang dari DPRD Kabupaten Bandung dan 1 orang dari DPRD Provinsi Jawa Barat.

Ketujuh orang dari DPRD Kabupaten Bandung Fraksi PDI Perjuangan itu yakni :

1. Henhen Asep Suhendar dari Dapil 1;

2. Dadan Konjala dari Dapil 2;

3. Juwita dari Dapil 3;

4. M. Luthfi Haffiyan dari Dapil 4;

5. Dadang Hermawan dari Dapil 5;

6. Yayat Sumirat dari Dapil 6; dan

7. Erwin Gunawan dari Dapil 7.

Satu orang dari DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PDI Perjuangan adalah Nia Purnakania dari Dapil Jabar 2.

Hari Selasa, 1 November 2022, pagi, saya berkunjung ke Dapil 3. Reses nya dilaksanakan di rumah Kang Dedi Nurendi, di alun alun Cileunyi. Dari sana saya ke Dapil 2. Resesnya dilakukan di Cafe Citarum di Margaasih, tidak jauh dari pintu keluar tol Margaasih. Terakhir ke Dapil 6 yang resesnya dilakukan di GOR Pakutandang Kecamatan Ciparay.

Hari Rabu dan Kamis, 2 dan 3 November 2022, saya hadir di Dapil 4. Resesnya di Cafe Siupi di Cicalengka. Pada hari Kamis itu Pak Oban (Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung 2009-2014) meninggal dunia. Saya menuju Desa Tangsimekar, Kecamatan Paseh. Ternyata almarhum kini tinggal di Desa Cigentur. Sayapun menuju Cigentur lalu ke TPU Cijagra. Sepulang dari sana baru saya ke Cicalengka.

Hari Jumat, 4 November saya berkunjung ke reses Dapil 1 di GOR Dwi Qu di dekat Pasar Ciwidey. Dari sana kami ke Posko Dapil 1 di Jl. Raya Ciwdey-Patengan hingga malam hari.

Hari Sabtu, 5 November 2022, saya ke Desa Ibun untuk menghadiri reses Dapil 5 pada siang hari. Paginya saya menghadiri reuni alumni SMP Negeri 1 Banjaran di Resto Lengkop di Nagrag. Dari Nagrag saya ke Ibun melewati Banjaran, Arjasari, Ciparay, Pacet dan Majalaya.

Hari Minggu saya tidak menghadiri kegiatan reses karena suami Ibu Fatimah meninggal dunia dan saya berkunjung ke rumah duka di Soreang.

Baru pada hari Senin, 7 November 2022, saya menghadiri reses dari Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat di aula DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung di Baleendah. Kami juga senam Sicita bersama dengan kaum Ibu dari beberapa grup senam.


 

Siangnya saya menghadiri digital training DPC TMP Kabupaten Bandung yang diikuti oleh para mahasiswa se Bandung Raya di Cafe Rolun, Banjaran.

Ketika saya diminta memberikan paparan oleh Teh Nia, Kang Nanang dan Kang Deden, saya tak bisa menolak. Secara improptu saya sampaikan hal hal terkait dengan era digital :

1. AI (artificial intelligence);

2. IoI (Internet of Things);

3. Big Data;

4. Revolution 4.0;

5. Society 5.0;

6. Digital literacy;

7. Digital marketing;

8. Digital learning.

Acara berlangsung hingga lepas asar. Saat hendak menuju Baleendah lalin begitu padatnya, sehingga ketika ada simpang jalan ke kiri, tanpa pikir panjang saya berbelok ke situ. Saya ingat jalan ini akan mengarah ke Banjaran. Benar saja, ketika azan magrib berkumandang saya sudah mendekati alun alun Banjaran. Saya pun berbelok ke kanan menuju Soreang.

Karena gerimis merinai keramaian di sekitar ibukota Kabupaten Bandung tidak begitu terasa. Hanya antrian mobil di pintu tol cukup panjang. Dari Soreang saya melalui jalan tol Soroja lalu memasuki jalan tol Padaleunyi.

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar